Selasa, 31 Mei 2011

Latihan Marcing Band SDN 1 Metro Pusat





Dalam rangka persiapan Pawai Budaya HUT Kota Metro Ke-74 Tahun 2011 yang akan dilaksanakan pada Tanggal 9 Juni 2011 SDN 1 Metro Pusat turut berpartisipasi dalam mengirimkan Duta pawai berupa pawai Marcing Band. Acara pawai tersebut rencananya akan menempuh rute di pusat Kota Metro, start dimulai dari Jl. A. Yani depan taman Kota Metro melewati Bank Danamon dan akan beratraksi di Depan Kantor Walikota Metro. Sukses untuk latihannya semoga semua lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan semua warga sekolah mendukung kalian... Cayooo...!!

Minggu, 29 Mei 2011

In memorian FLS2N Tk. Propinsi di Bandarlampung





Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Sekolah Dasar Se-Propinsi Lampung diselenggarakan dari tanggal 27 - 29 Mei 2011, acara yang telah diselenggarakan untuk ke-IV kalinya ini mengangkat tema "Melalui FLS2N Tk. Propinsi Lampung, Kita Tingkatkan Budi Pekerti, Cinta Tanah Air dan Apresiasi Seni dan Budaya bagi Pesertadidik Sekolah Dasar". Terdapat tiga cabang lomba yang diperlombakan dalam FLS2N Tahun 2011 ini yaitu 1) Lomba Cerita Bergambar, 2) Lomba Pidato Bahasa Indonesia & 3) Bernyanyi Solo. Kota Metro mengirikan tiga finalis dari masing-masing lomba yang sebelumnya diseleksi dari tingkat gugus, dan kecamatan. Untuk Lomba Pidato diwakili oleh Nanda Fadhil Azmi dari SDN 1 Metro Pusat, Lomba solosong oleh Monica dari SD Xaperius Metro & Lomba cerita bergambar oleh Mumammad Anugrah Utama dari SD Muhamadiyah Metro. Acara diselenggarakan di Hotel Anugrah Bandarlampung, dari Kota Metro peserta lomba di dampingi Bu Iin dari Kasi Dikdas Pendidikan Kota Metro, dari guru Bpk Ismet, S. Pd... Selama penyelenggaraan peserta lomba di suport oleh keluarga dan official dari sekolah masing-masing.
FLS2N pada tahun ini diikuti oleh 9 kabupaten kota karena terdapat beberapa kabupaten kota yang tidak mengirimkan wakilnya dengan berbagai alasan. Lomba ini memperebutkan Juara I, II & III dan untuk juara I akan dikirimkan pada FLS2N Tingkat Nasional di Makasar 19 - 26 Juni 2011. Acara ini di buka oleh kepala dinas pendidikan Propinsi Lampung dan di tutup oleh kepala bidang pendidikan dasar propinsi lampung. Kota Metro Berhasil mengirimkan wakilnya pada tingkat Nasional untuk lomba cerita bergambar yaitu Muhammad Anugrah Utama wakil dari SD Muhamadiyah Metro. Semoga acara ini bisa memotivasi siswa-siswi khusunya SD untuk dapat berprestasi pada bidang Seni dan Budaya. Saya Pribadi mengucapkan Selamat pada Tama, semoga Sukses di Makasar, 2 Hari 2 Malem satu kamar semoga bisa menjadi pengalaman bersama untuk kita semua. (buat Tama foto2 nya ntr bpk uploud di FB ya.. di downlod okeh tp add dulu)

Kamis, 19 Mei 2011

Pembelajaran TIK yang Menyenangkan di RSBI SDN 1 Metro Pusat




Beginilah suasana belajar mengajar Mata Pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di SDN 1 Metro Pusat. Kesadaran siswa untuk memiliki perangkat TIK terutama Laptop sangat mempermudah guru mentransfer Ilmu terlebih ditunjang oleh Jaringan Free Internet Hotspot membantu siswa mencari Materi pelajaran baik pelajaran TIK maupu pelajaran lainnya.

Selasa, 17 Mei 2011

Ujian Praktek Kelas VI RSBI SD Negeri 1 Metro Pusat




Hari ini Rabu, 18 Mei 2011 dimulai Ujian Praktek TIK SD Negeri 1 Metro Pusat. Kelas yang menjalani Ujian Praktek adalah Kelas VI c yang terdiri dari 40 orang Siswa/i. Materi yang diujikan adalah Microsoft Office (Word, Exel & Power Point), Kriteria penilaian menggunakan Skoring yang akan dicantumkan pada Sertifikat Lulus Komputer. Tim Penguji terdiri dari 2 Guru yaitu Edy Suprapto, S. Kom & Ismet, S. Pd.

Senin, 16 Mei 2011

Visi Hidup


Hidup Jangan Neko-Neko
Sederhana & Apa adanya
Dengan Ilmu Hidup Jadi Mudah
Dengan Seni Hidup Jadi Indah &
Dengan Agama Hidup Jadi Terarah

Minggu, 15 Mei 2011

Pidato Bahasa Indonesia


Judul : Pentingnya Penanaman Tenggang Rasa Sejak Dini
Penyusun : Ismet S. Pd.
Pendeklamasi : Nanda Fadil Azmi
Seleksi : Lomba FLS2N Tingkat Kec. Metro Pusat
Juara : 1
Seleksi : Tk. Kota Metro
Juara : II
Seleksi Tk. Prop : Kita Tunggu Bersama

Assalamualaikum Wr. Wb

Yang saya hormati, Bpk dan Ibu dewan Juri;

Yang saya hormati, para hadirin yang berada di ruangan ini;

Dan yang sedang berbahagia peserta lomba pidato dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Sekolah Dasar

Pertama dan yang utama marilah kita panjatkan Puji dan Syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahkmat dan hidayahnya kita semua berada dalam keadaan sehat sehingga dapat hadir dalam acara ini,

Salawat serta salam marilah kita panjatkan kepada sanjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang akan kita nanti-nantikan Syafaatnya di yaumul Akhir nanti,

Saya berdiri disini mohon Izin untuk berpidato, judul pidato saya adalah:


“Pentingya Penanaman Sikap Tenggang Rasa Sejak Dini”

Akhir-akhir ini di negeri kita yang dapat kita lihat di televisi atau ada yang menyaksikan langsung sering terjadi kekerasan, bila dilihat asal muasal penyebabnya adalah hal-hal kecil yang harusnya bisa diselesaikan secara-baik-baik, tetapi kenyataannya masyarakat zaman sekarang lebih memilih menyelesaikan masalah menggunakan otot dibandingkan menggunakan otak, betul tidak?. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Penyebabnya adalah lunturnya sikap tenggang rasa saling menghargai satu sama lain didalam masyarakat di Negara yang kita cintai ini.

Sebagai contoh gara-gara berbeda pendapat dan memaksakan pendapatnya orang menjadi ribut, jotos-jotosan, main serang dan bakar tanpa memfikirrkan kerugian yang akan dialami oleh orang lain yang tidak bersalah, mengapa demikian? Karena tidak adanya tenggang rasa diantara kita. Dari anggota Dewan yang terhormat hingga tukang becak di pinggir jalan semua perlu memiliki rasa tenggang rasa agar dalam menyelesaikan permasalahan tidak menggunakan kekerasan.

Sebagai siswa sekolah dasar saya dan rekan-rekan semua yang hadir disini, harus memiliki rasa tenggang rasa, sejak dini bapak dan Ibu guru juga wajib untuk menanamkan rasa saling menghargai agar kelak kami memiliki mental dan kepribadian yang baik, sehingga kelak dalam menyelesaikan masalah kami dapat menggunakan cara musyawarah yang mengedepankan akal logika dibadingkan menyelesaikan masalah menggunakan kekerasan.

Jadi apa sih sebenarnya tengangsara itu? Ada yang tahu? Baik Saya akan mencoba jelaskan rasa tegangga rasa adalah rasa saling menghormati dan saling menghargai antar individu, kelompok atau juga golongan. Jika setiap dari kita semua memiliki rasa tegang rasa, maka hidup kita semua akan tenang dan damai.

Pesan saya kepada diri pribadi daya sendiri khususnya dan hadirin yang berada diruangan ini umumnya, pentingnya memiliki rasa saling menghormati dan menghargai dalam segala hal, indahnya hidup bila kita saling menghargai dan menghormati, dan janganlah memiliki sifat ingin di hargai dan ingin dihormati. Jangan pernah bertanya mengapa kita tidak dihargai atau dihormati orang lain, bertanyalah kepada diri kita sendiri “sudah pantaskah kita dihargai dan dihormati?, jadi jika kita ingin dihormati dan dihargai oleh orang lain maka kita harus terlebih dahulu menghargai dan menghormati orang lain.

Demikian pidato dari saya,

Bila terdapat kekurangan, kepada seluruh yang hadir saya meminta maaf,

Dan Kepada Allah saya mohon Ampun,

Akhirmussalam, Wassalamualaikum Wr, Wb.

Lomba FLS2N & OSN Tk. Kec Metro Pusat






Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional dan Olympiade Sains Nasional

Lomba FLS2N & OSN tingkat kecamatan metro pusat berlangsung meriah diikuti seluruh SD/MI yang berada dibawah gugus metro Pusat. Lomba dilaksanakan di 2 SD yaitu SDN 1 Metro Pusat dan SDN 5 Metro Pusat. Cabang Lomba yang diikuti adalah untuk FLS2N lomba solosong, lomba cerita bergambar & lomba pidato bahasa Indonesia, sedangkan untuk Olympide yang dilombakan adalah Olympiade Sains IPA dan Matematika. Pemenang lomba akan diumumkan hari ini...... mau tau nanti yaahhhh sabar okehhhh

TTD
PANPEL

Minggu, 10 April 2011

KENAPA HARUS ADA RSBI (SDN 1 Metro Pusat


Oleh

Hj. KUSWINARTI, S.Pd.I

Drs. Margo Wibowo

Edy Suprapto, S. Kom

Ismet, S. Pd

Banyak masyarakat bertanya, Mengapa harus ada Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI)?, Apa bedanya SD Negeri 1 Metro Pusat dengan sekolah regular di Kota Metro? dan Bagaimana dengan biaya yang dibutuhkan?

Bangsa Indonesia sebagai bangsa besar dengan jumlah penduduk mencapai 280 juta orang, dengan kualitas pendidikan sumber daya manusia yang masih rendah bila dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara. Berdasarkan kenyataan tersebut besar keinginan pemerintah untuk memajukan pendidikan di Indonesia untuk sejajar atau lebih dari negara-negara yang sedang berkembang lainnya, sebagai salah satu usaha tersebut dengan meluncurkan program pendidikan rintisan berstandar Internasional.

Dalam kebijakan Depdiknas Tahun 2007 tentang “ Pedoman Penjaminan Mutu Sekolah / Madrasah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah “, dijelaskan bahwa Sekolah / Madrasah Bertaraf Internasional merupakan “Sekolah/Madrasah yang sudah memenuhi seluruh Standar Nasional Pendidikan ( SNP ) dan diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu Negara anggota Organization for Economic Co-operation and Development dan / atau Negara maju lainya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan, sehingga memiliki daya saing di forum internasional”.

Dengan konsep ini, SBI adalah sekolah yang sudah memenuhi dan melaksanakan standar nasional pendidikan yang meliputi : standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Selanjutnya aspek-aspek SNP tersebut diperkaya, diperkuat, dikembangkan, diperdalam, diperluas melalui adaptasi atau adopsi standar pendidikan dari salah satu anggota OECD dan / atau Negara maju lainya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan serta diyakini telah memiliki reputasi mutu yang diakui secara internasional, serta lulusannya memiliki kemampuan daya saing internasional. Dengan demikian diharapkan SBI harus mampu memberikan jaminan bahwa baik dalam penyelenggaraan maupun hasil-hasil pendidikannya lebih tinggi standarnya daripada SNP. Penjaminan ini dapat ditunjukkan kepada masyarakat nasional maupun internasional melalui berbagai strategi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam rangka pencapaian standar mutu internasional, maka tiap sekolah yang telah menjadi SBI mandiri harus memenuhi indikator kinerja kunci minimal (delapan unsur SNP) dan indikator kinerja kunci tambahan (terdiri berbagai unsur x). Sedangkan selama sebagai rintisan SBI diharapkan dapat berupaya memenuhi SNP dan mulai merintis untuk mencapai IKKT sesuai dengan kemampuan dan kondisi sekolah. Pencapaian dan pemenuhan IKKT sangat ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah, guru, komite sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan yang lain.

Berdasar Surat Keputusan Dirjen Manajemen pendidikan dasar dan menengah Departemen Pendidikan Nasional Nomor : 779a/C2/KP/2008 tanggal 23 Oktober 2008 menetapkan SD Negeri 1 Metro Pusat Kota Metro adalah salah satu sekolah dasar di Propinsi Lampung menjadi RSBI, diantara sekolah lainnya seperti SD Negeri 2 Rawa Laut Bandar Lampung, SD Negeri 1 Pringsewu, SD Negeri 3 Bandar Jaya Lampung Tengah dan SD Negeri Way Urang Kalianda. SD Negeri 1 Metro Pusat mempunyai visi “SEKOLAH UNGGUL BERBASIS IPTEK DAN BERDASARKAN IMTAQ”. Dalam penyelenggaraan SBI, SD Negeri 1 Metro Pusat dengan ciri-ciri esensial komponen pendidikan yang bertaraf internasional dan berdaya saing, yaitu :

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Faktor Kebutuhan Siswa :

Mengkondisikan siswa Belajar Kooperatif (Coop erative Learning) yaitu, siswa dibuat kelompok-kelompok kecil untuk bekerjasama, saling bercakap-cakap, d an berdiskusi untuk memaksimalkan dialog diantara mereka.

Menyediakan lingkungan yang mendukung terselenggaranya program dialog diantara para siswa. Misalnya menjadikan Kantin sebagai English Area atau musholla yang banyak dikunjungi siswa.

Membuat grup belajar yang saling tergantung (independent learning groups). Siswa saling belajar dari sesama di dalam kelompok-kelompok kecil dan bekerjasama dalam tim lebih besar. Misalnya ada di setiap kelas atau OSIS Englsh Conversation Club sebagai wadah bagi siswa mengembangkan dialog dengan menggunakan bahasa Inggris

Merencanakan mengembangkan diri sesuai dengan kewajaran perkembangan mental (developmentally apropriate) siswa. Kegiatan pengembangan diri dapat disesuaikan dengan kondisi dan situasi perkembangan siswa misalnya, pida to dengan menggunakan bahasa Inggris atau melatih siswa sebagai presenter acara

Menyediakan media pengembangan kosa kata atau kalimat-kalimat sederhana yang memungkinkan siswa untuk mencatat atau menghafal langsung. Media ini dapat dipasang di tempat strategis dan diganti setiap tiga hari sekali.

Menyediakan modul conversation siswa sebagai penuntun dalam mempercepat kemampuan siswa berdialog dengan kawan-kawannya. Modul ini dibuat sesuai kemampuan siswa dalam group-group yang telah dibentuk, misalnya level 1, 2, dan 3

Menyediakan alat pengeras suara (Sound System) untuk memberikan komando pada saat pelaksanaan program ini. Alat ini sedapat mungkin dipasang di kelas-kelas siswa dan guru.

Faktor Peran Guru :

Mempertimbangkan keragaman siswa (diversity of student) peran guru di sini sangat penting terutama pada saat pembagian kelompok dan pengawasan pelaksanaan kegiatan, mengetahui kekurangan d an kelebihan siswa. Dengan demikian diharapkan guru dapat membantu siswa untuk mencapai tujuan.

Memperhatikan multi-intelegensi (multiple intelligences) siswa. Peran guru disini harus memperhatikan strategi pendekatan yang digunakan kepada siswa, tidak pukul rata, dan diharapkan mampu membangkitkan semangat siswa.

Mengadakan pengawasan terhadap jalannya program ini. Pengawasan guru (team pengendali mutu) sangat penting terutama pada saat jalannya English Day atau English Speaking banyak yang dipersiapkan untuk mengadakan pengawasan jalannya program ini, antara lain: a. Mata-mata (spionase), b. Blanko khusus mata-mata, dan c. dan lain-lain.

Membantu dan membimbing siswa yang akan tampil dalam muhadhoroh (pidato bahasa Inggris), peran guru melatih, mengarahkan, dan kalau perlu mendemonstrasikan pidato yang baik.

Memberikan sanksi kepada siswa yang melanggar English Speaking, mjsalnya menulis kalimat atau yang lainnya. Pemberian sanksi ini wajib diberikan untuk meningkatkan pelaksanaan program ini.

Mengoptimalkan Imtaq di sekolah.

Pengoptimalan Pendidikan Agama Islam di Sekolah tidak hanya diajarkan dalam kegiatan KBM tetapi juga diperdalam melalui program ekstra diluar jam pelajaran dengan materi yang bertingkat disetiap kelasnya yaitu:

Kelas I : Iqro, hafalan surat-surat pendek, doa sehari-hari & bacaan sholat;

Kelas II : Membaca Juz Amma, hafalan surat pendek, doa sehari-hari, bacaan sholat;

Kelas III: Membaca Juz Amma, bacaan sholat;

Kelas IV: Membaca Al-quran, bacaan sholat dan dzikir setelah sholat

Kelas V: Membaca Al-qur’an, bacaan sholat sunah (do’a sholat Dhuha);

Kelas VI: Membaca Al-quran, Sholat-sholat sunah dan Sholat Jenazah

Pemanfaatan ICT pendidikan.

Pemanfaatan ICT tidak dapat terpisahkan dari kegiatan pelaksanaan program-program di SD Negeri 1 Metro Pusat. Pemanfaatan ICT untuk mempermudah proses PBM, kegiatan analisis, admisnistrasi pendidikan dan sebagainya. Penggunaan ICT sangat menunjang guru dalam pengoptimalan kegiatan belajar mengajar, dengan ICT terkoneksi dengan Hot-Spot jaringan internet yang dapat diakses oleh semua warga sekolah memudahkan pendidik maupun peserta didik mencari tambahan materi yang terkini dari internet selain materi yang telah ditetapkan di dalam kurikulum. Sejak dini juga peserta didik diajarkan dasar-dasar ICT yang tertuang dalam mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Materi yang diajarkan dalam pembelajaran TIK bertingkat setiap kelasnya sesuai dengan kemampuan peserta didik, untuk kelas 1 dan 2 materi yang diajarkan tentang pengenalan alat-alat ICT dan cara penggunaannya (ergonomis), untuk kelas 3 telah diajarkan menjalankan program-program sederhana seperti Ms. Paint dam Ms. Word serta pengenalan penggunaan internet, sedangkan untuk kelas IV, V & VI peserta didik diajarkan untuk memahami dan mengembangkan materi TIK dari pengenalan program, pembuatan dan penggunaan email serta blogger. Penggunaan internet oleh peserta didik selalu didampingi oleh pendidik untuk menghindari penyalahgunaan internet yang negatif.

Pembiayaan RSBI

Pemerintah,Sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah dalam program RSBI dengan menyalurkan dana APBN secara bertahap selama 3 tahun, dana dekonsentrasi dari propinsi (APBD Propinsi Tk I), dan dana pendamping dari pemerintah Kota Metro (APBD Tk II), selanjutnya setelah program berjalan selama 3 tahun beban biaya penyelenggaraan RSBI akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Orangtua peserta didik, Mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk menyukseskan program ini peran aktif orangtua peserta didik sangat diharapkan seperti sumbangan penyelenggaraan pendidikan, infaq pendidikan dengan subsidi silang.Sumber lain yang tidak mengikat seperti donator dari pengusaha/perusahan setempat yang peduli pendidikan.

Mari kita bergandeng tangan, bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja iklas untuk mensukseskan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan yang unggul dan masyarakatnya yang sejahtera di propinsi Lampung. AMIN…

-

BLOG PRIBADI ISMET

Alamat: Kota Metro, Lampung
HP/WA: 082186657038
Saling Berbagi Ilmu, melayani Sharing dan bertukar informasi mengenai Karya Ilmiah khusus SD & PAUD, Perangkat Pembelajaran SD (KTSP & Kurikulum 2013) RPP Promes, Prota SILABUS
Silahkan Hubungi No: Di atas
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates